16 December, 2017
Home -> Facebook Marketing -> Konversi Tetap Tinggi Saat Fb Ads Jadi Mahal

Konversi Tetap Tinggi Saat Fb Ads Jadi Mahal

Terkadang FB ads bisa menjadi mahal. Apalagi jika jelang Romadhon atau moment lain seperti akhir tahun, dimana pengiklan/advertiser sangat aktif beriklan.

Mungkin saya salah satu yang menghindari pertarungan jelang lebaran dan saat dirasakan FB ads makin mahal. Saya harus mengambil cara lain agar konversi dan ROI tetap terjaga.
Bukan berarti tidak beriklan. Tapi menggunakan strategi yang sedikit berbeda.

Budget iklan sangat sedikit sekali dengan metode ini, bahkan sering di pause karena kehabisan stok. Tapi Impact nya sangat tinggi seperti gambar. Gambar ini diambil saat iklan sudah di pause seminggu tapi interaksi terus berjalan baik tanpa iklan.

 

Beberapa tips yang saya gunakan saat iklan menjadi mahal.

  1. Tidak menggunakan audience umum dari FB. Saya lebih prefer menggunakan tabungan pixel yang di Looklike atau dari interaksi calon pembeli / custom audience dan di LLA.

    Jelang Romadhon … kebanyakan pengiklan jika belum memiliki tabungan pixel pasti menggunakan target audience yang itu2 saja. Karena sistem FB ads menggunakan bid/lelang, tentu bisa dinalar jika banyak pengiklan mentarget audience yang sama maka hampir pasti biaya iklan akan menjadi mahal.
    Berbeda jika sudah memiliki tabungan pixel atau LLA, setidaknya audience yang kita bidik ini lebih bervariatif sesuai dengan karakter page saat mengumpulkan audience.
    Karenanya, pastikan dimanapun jika kita beriklan FB, juga sekaligus mengumpulkan pixel dari target audiencenya.
  2. Menggunakan broadcast messages FB. Tools yang digunakan juga gratis yaitu CHATFUEL yg telah dipercaya banyak perusahaan besar sehingga kredibilitasnya sangat terjaga. Banyak juga tools berbayar atau gratis, hanya saja pastikan bahwa mereka memiliki service yang bisa bertahan lama. Jagan sampai banyak mengumpulkan listbroadcast lalu tiba2 website tools tersebut tidak bisa diakses karena sudah expired, berarti list yang kita kumpulkan juga akan ikut hilang 🙁
    Karena itu kadang service perbulan kadang lebih aman daripada yang lifetime. Belum lagi jika ada update API atau kebijakan FB yang membutuhkan update fitur juga pada tools tersebut.
    Soal broadcast message terbukti sangat efektif yg ditunjukkan pada screnshot berikut. Tingkat delivery dan open rate nya sangat tinggi.

    Beberapa bulan sebelum Romadhon, seluruh iklan FB selalu di arahkan untuk chat via FB atau WA. Bahkan komentar2 pun dijawab dan di follow up via inbox dengan tujuan mengumpulkan list yang siap untuk broadcast.
    Untuk hal ini saya menggunakan tools buatan saya + tim sendiri yaitu OTOREPLY yang membantu mengotomatisasi menjawab koment dan langsung menginbox calon buyer. Setiap kali di inbox dan berinteraksi maka otomatis menjadi list yang bisa dibroadcast jika diperlukan.
  3. Menggunakan broadcast WA/SMS. Setiap kali kontak masuk, pastikan untuk selalu menyimpan nomer tsb dengan memisahkan mana yang sudah closing dan mana yang belum. Mana pelanggan, mana reseller dsb… sesuai kebutuhan.
    Kontak yang tersimpan di HP Android, maka otomatis juga akan tersinkron dengan Google Contact. Ini harta yang sangat mahal. Karena kita bisa melakukan “apa saja” dengan no hp ini. Termasuk broadcast SMS.
    Utk Broadcast WA banyak tools juga yang bisa digunakan, atau juga manual dengan membuat grup broadcast di WA. Tips nya : Jangan menggunakan no utama, tau kan alasannya 🙂
    Utk Broadcast SMS bisa menggunakan layanan SMS gateway yang harganya cukup terjangkau seperti zenziva. Dan open rate SMS khususnya di Indonesia sangat tinggi sekali. Dan bisa langsung dibandingkan hasilnya jika misal beriklan dengan media lainnya.
  4. Membuat custom audience dari no HP yang ada di google contact. Lagi2 tujuannya agar audience kita lbh unik sehingga keluar dari persaingan audience yang umum. Seperti pada gambar dibawah :
  5. Membuat remarketing audience yang pernah berinteraksi dengan FP atau liker FP. Ini sangat powerful jika jumlah interaksi dan jumlah liker sangat besar. Ingat, bahwa audience yang pernah berinteraksi dan menjadi liker berarti memiliki ketertarikan.
    Tentu dengan syarat bahwa cara membangun audience nya benar dan relevan. Karena itu, lebih baik pelan tapi tertarget dg FB ads misalnya dari pada sekedar membuat FP yg viral2 tapi kurang tertarget, apalagi jika tujuan FP ini untuk berjualan dengan market yang spesifik.

    Dan yang penting biaya remarketing untuk audience yg kita miliki sendiri pada umumnya akan sangat murah sekali.
  6. Menggunakan format Iklan yang tidak biasanya. Di Indonesia setidaknya ada 2 format iklan yang sangat sering digunakan, yaitu boost post/Post Enggagement (PE) dan Trafic/Click To Website (Dengan berbagai formatnya mulai dari single image sampai yang terbaru collection). Karenanya Kita mencoba keluar dari persaingan format tersebut lalu gunakan semisal Canvas. Fb akan bisa membawakan karakter orang yang berbeda dari kedua format. Semisal jika PE karakter yang dikirimkan FB adalah yang cenderung berinteraksi semisal komen, like dan sebagainya. Jika CTW maka karakternya adalah cenderung klik langsung ke website.
    Nah kita bisa mengambil tengah2 nya yaitu Canvas. Yaitu ketika di klik langsung membuka canvas yang berfungsi sebagai landing page yang kemudian di dalam konten canvas tersebut bisa di arahkan ke inbox, wa atau juga ke website sesuai dengan kebutuhan iklan.
    Contoh hasil Campaign Canvas :

Satu hal, jangan lupa setiap interaksi untuk ditangkap pixel nya dan alur conversionnya, entah itu sekedar view, lead, checkout hingga purchase. Dengan demikian saat dibutuhkan maka kita bisa membuat audience yang sesuai dengan target dan iklan FB kita.

Keenam hal itu yang biasa saya gunakan saat jelang Romadhon atau saat biaya iklan FB ads menjadi mahal. Dengan 6 Hal ini biaya iklan cenderung menurun tapi konversi Alhamdulillah bisa naik dan terjaga sehingga iklan gak boncos.

Bagaimana dengan pengalaman teman2 ?

About Fendy Resdian Artanto

Konsultan Pemasaran Internet- Konsultan Pemasaran Internet UKM -Skill: SEO, SEM, FB marketing

Check Also

Google Adwords Anti Boncos

Sudah sering beriklan di google adwords tapi sering boncos ? Konversi jelek, trafik sedikit dan …

One comment

  1. Keren artikelnya. Jadi tertarik kalo ingin pakai jasanya. baik adwords maupun FB Ads. mudah2an bebarapa bulan lagi website nya jadi . jadi bisa memakai jasanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *